Tadabbur Surah Semut
🌏Belajar melalui WhatsApp
🗓Jum'at, 17 Syawwal 1437
📔Al-Quran | Hikmah Kisah dalam Al-Quran (150rb/ 2 Jilid)
*Tadabbur Surat Semut*
Semut meskipun kecil, hewan ini banyak memberikan pelajaran yang berharga.
Bahkan, Nabi Sulaiman saja begitu menghormati keberadaan makhluk mungil ini. Allah menceriterakan pengalaman Nabi Sulaiman bersama dengan hewan ini dalam firman-Nya :
“Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut : Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”
“Maka Sulaiman tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Ia pun berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.
💠QS An-Naml : 18-19
1⃣Senantiasa bersungguh-sungguh dalam bekerja
Perhatikanlah kerumunan semut yang sedang bekerja. Semut dikaruniai oleh Allah dengan etos kerja yang tinggi, tak kenal malas ataupun sungkan. Begitu pun seharusnya seorang muslim sejati. Kesungguhan amal seorang muslim merupakan wujud dari keimanan yang tinggi kepada Allah. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam pernah bersabda :
“Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba apabila beramal kemudian bersungguh-sungguh dalam berama” (HR Abu Ya’la)
2⃣Berhati-hati dan waspada
Muslim yang baik adalah seorang yang berusaha untuk tidak menjatuhkan dirinya sendiri dalam bahaya. Kalaupun pernah terjatuh, ia akan sebisa mungkin supaya tidak terjatuh untuk yang kedua kalinya. Rosulullah pernah bersabda:
“Seorang mukmin tidaklah terjatuh dua kali dalam lubang yang sama” (HR Bukhori Muslim)
3⃣Memiliki keinginan dan tekad yang besar
4⃣Mendahulukan kepentingan umum dibanding pribadi
Semut tak pernah punya keinginan untuk menambah pundi-pundi pribadinya.
Bahkan, hewan ini lebih mengutamakan kepentingan bersama dibanding kepentingan dirinya sendiri.
Semacam itsar (mendahulukan kepentingan orang lain) yang diajarkan dalam ajaran agama kita.
5⃣Mau berkorban
Ego yang dimiliki oleh seorang manusia terkadang terlalu besar
Ego tersebut membuatnya merasa benar sendiri dan tak mau mengalah.
Lihatlah seekor semut. Anda akan dapati bahwa hewan mungil ini tak ragu mengorbankan diri demi kelompoknya jika memang diharuskan.
6⃣Bekerja rapi dan tertata
Salah satu sifat mencolok dari semut adalah wujud pekerjaan yang dilakukan dengan rapi dan tertata. Seolah ada pengaturan job description.
7⃣Bijak dalam menangani masalah
Keberadaan Nabi Sulaiman dan rombongan yang melewati lembah tempat tinggal semut merupakan krisis besar bagi hewan ini.
Disinilah semut dengan begitu bijaknya dan tanpa panik mengingatkan kawan-kawannya yang lain agar segera masuk ke lubang-lubang mereka.
8⃣Serius dan mau berinisiatif
Sedikit beramal namun serius, tentu lebih bermanfaat daripada banyaknya amalan yang dibarengi dengan senda gurau.
Sedikit beramal namun serius, terkadang jauh lebih langgeng dibandingkan dengan banyak beramal yang disertai dengan main-main.
9⃣Pencapaian tinggi
Pencapaian yang didapat oleh semut membuat Nabi Sulaiman tersenyum melihatnya. Senyuman yang beliau sambung dengan doa, agar menjadi seorang hamba yang pandai bersyukur.
🔟Bertanggung jawab
Adakah semut yang meninggalkan pekerjaannya?
Sepertinya jawabannya tidak ada. Pasalnya semut dikenal sebagai salah satu hewan yang memiliki rasa tanggung jawab besar dalam bekerja.
Ayo Sebarkan Kebaikan
📛.“Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu, kemudian ia meyembunyikannya, maka kelak ia akan dibungkam mulutnya dengan api neraka.”
(HR Abu Dawud)
📲Belajar melalui Whatsapp
BB: 7A DBE 122
WA: 083867459621
BMW#Nama#usia#alamat# aktivitas
Komentar
Posting Komentar