Penetapan Tanggal Hijriyah

🌏Belajar melalui WhatsApp
🗓Kamis, 29 Dzulhijjah 1437
📒Buku saku Dzulhijjah & Qurban

*Penetapan Hari Arafah Ikut Saudi atau Masing-Masing Negara?*

1⃣Mayoritas ulama berpendapat bahwa dalam menentukan tanggal awal bulan, kaum muslimin di seluruh dunia disatukan.
Sehingga perbedaan tempat terbit hilal tidak mempengaruhi perbedaan tanggal.

2⃣Sementara sebagian ulama berpendapat bahwa perbedaan mathali’ mempengaruhi perbedaan penentuan awal bulan di masing-masing daerah. Ini meruakan pendapat Ikrimah, al-Qosim bin Muhammad, Salim bin Abdillah bin Umar, Imam Malik, Ishaq bin Rahuyah, dan Ibnu Abbas.  (Fathul Bari, 4/123).

❗Dari dua pendapat ini, insyaaAllah yang lebih mendekati kebenaran adalah pendapat kedua.
Adanya perbedaan tempat terbit hilal, mempengaruhi perbedaan penentuan tanggal.

Hal ini berdasarkan riwayat dari Kuraib – mantan budak Ibnu Abbas –,
bahwa Ummu Fadhl bintu al-Harits (Ibunya Ibnu Abbas) pernah menyuruhnya  untuk menemui Muawiyah di Syam, dalam rangka menyelesaikan suatu urusan.

Kuraib melanjutkan kisahnya,

🔊Setibanya di Syam, saya selesaikan urusan yang dititipkan Ummu Fadhl. Ketika itu masuk tanggal 1 ramadhan dan saya masih di Syam.
Saya melihat hilal malam jumat. Kemudian saya pulang ke Madinah. Setibanya di Madinah di akhir bulan, Ibnu Abbas bertanya kepadaku

“Kapan kalian melihat hilal?” tanya Ibnu Abbas.

“kami melihatnya malam jumat.” Jawab Kuraib.

“Kamu melihatnya sendiri?” tanya Ibnu Abbas.

“Ya, saya melihatnya dan  masyarakatpun melihatnya. Mereka puasa dan Muawiyahpun puasa.” Jawab Kuraib.

Ibnu Abbas menjelaskan,

لكنا رأيناه ليلة السبت، فلا نزال نصوم حتى نكمل ثلاثين أو نراه

“Kalau kami melihatnya malam sabtu. Kami terus berpuasa, hingga kami selesaikan selama 30 hari atau kami melihat hilal Syawal.”

Kuraib bertanya lagi,

“Mengapa kalian tidak mengikuti rukyah Muawiyah dan puasanya Muawiyah?”

Jawab Ibnu Abbas,

لا هكذا أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم

“Tidak, seperti ini yang diperintahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kami.”
💠HR. Muslim 2580, Nasai 2111, Abu Daud 2334, Turmudzi 697, dan yang lainnya

Oleh karena itu, memahami pertimbangan di atas, satu-satunya yang bisa kita jadikan acuan adalah penanggalan di masing-masing negara.
Hari arafah adalah hari yang bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah, dan bukan hari jamaah haji wukuf di Arafah.

Dengan prinsip ini, kita bisa memahammi bahwa syariat puasa arafah bisa dipraktekkan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia tanpa mengenal batas waktu dan tempat.

📲Siapkan diri Menyambut hari-hari Penuh Kemuliaan. Tebar kebaikan kepada sesama
BMW#nama#usia#alamat#aktivitas
083867459621

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model Indonesia yang Berani Foto Seksi

Isim Jamid

5 BERUNTUNGNYA JIKA CALON ISTRIMU ADALAH SEORANG GURU, KAMU HARUS TAHU!!!