Aqidah Salaf

🌏Belajar melalui WhatsApp
🗓Rabu, 19 Dzulhijjah 1437
📔Aqidah SALAF, Ahlus Sunnah wal Jama'ah [30ribu]

*Pemimpin Salafush Shalih adalah Rasulullah ﷺ*

Allah Ta’ala berfirman: 

🕌Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.
kamu Lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya,
tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifatsifat
mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil
(QS. Al-Fath: 29)

⭕Allah Ta’ala telah memadukan antara ketaatan kepada-Nya dan ketaatan
kepada Rasul-Nya ﷺ dengan firman-Nya 

Dan Barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-
sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, Yaitu: Nabi-nabi,
Para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka
Itulah teman yang sebaik-baiknya.‛ (QS. An-Nisaa’:69)

🎀Allah menjadikan ketaatan kepada Rasul merupakan konsekuensi dari
ketaatan kepada Allah Ta’ala. Firman-Nya:

"Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, Sesungguhnya ia telah mentaati Allah. dan
Barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), Maka Kami tidak mengutusmu
untuk menjadi pemelihara bagi mereka."
(QS An-Nisaa’:80)

🔰Allah Ta’ala mengabarkan bahwa ketidaktaatan kepada Rasul dapat
menggugurkan dan membatalkan amal perbuatan seseorang.  Firman-Nya: 

'Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah
kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.‛ (QS. Muhammad: 33)

🔰Dia juga melarang kita melanggar perintah Rasul ﷺ . Firman-Nya 
 
"Dan Barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar
ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka
sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan."
( QS. AnNisaa’:14)

🛢Allah Ta’ala menyuruh kita agar menerima apa yang diperintahkan oleh
Rasul ﷺ dan meninggalkan apa yang dilarangnya.  Allah Ta’ala
berfirman: 

"apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah dia! Dan apa yang
dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah! Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya."
(QS. Al-Hasyr: 7)

🔷Allah Ta’ala memerintahkan kita agar mengangkat beliau ﷺ sebagai
hakim (penengah) dalam segala aspek kehidupan kita dan mengembalikan
semua hukum kepada hukum peraturan beliau.  Allah Ta’ala berfirman: 

"Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka
menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian
mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang
kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya."
(QS. An-Nisaa’ : 65)

💟Allah Ta’ala sudah menyampaikan kepada kita bahwa Nabi-Nya ﷺ
adalah sosok suri tauladan dan contoh terbaik sehingga konsekuensinya
adalah beliau harus diikuti dan diteladani. Allah Ta’ala berfirman: 

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
(yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat
dan Dia banyak menyebut Allah."
(QS. Al-Ahzaab: 21)

🔸Allah menyertakan keridhaan-Nya bersamaan dengan keridhaan RasulNya ﷺ,
sebagaimana firman-Nya:

"Allah dan Rasul-Nya Itulah yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika
mereka adalah orang-orang yang mukmin."
(QS. At-Taubah: 62)

💕Allah pun menjadikan tindakan mengikuti Rasul-Nya ﷺ sebagai tanda
kecintaan kepada-Nya.  Firman-Nya: 

"Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya
Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’Allah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang."
(QS. Ali-‘Imran-31)

*🛡Oleh karena itu, rujukan Salafush Shalih ketika terjadi perselisihan adalah*
*al-Quran dan sunnah Rasul-Nya ﷺ,*
sebagaimana difirmankan Allah
Ta’ala: 
 
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil
amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu,
Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu
benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih
utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."
( QS. An-Nisaa’: 59)

💕Sebaik-baik Salaf setelah Rasulullah ﷺ adalah para *Sahabat,*
yaitu mereka yang telah mengambil agamanya dari beliau ﷺ secara benar dan penuh
keikhlasan,
sebagaimana Allah Ta’ala telah menjelaskan sifat mereka dalam
Kitab-Nya yang mulia dengan firman-Nya:  

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang
telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di
antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merobah
(janjinya)"
(QS. Al-Ahzaab: 23)

🔰Kemudian orang-orang yang datang setelah mereka, dari tiga generasi
pertama yang dimuliakan, seperti yang disabdakan Rasulullah ﷺ: 

"Sebaik-baik menusia adalah (orang yang hidup) pada masaku ini (yaitu generasi
Sahabat), kemudian yang sesudahnya (generasi Tabi’in), kemudian yang
sesudahnya (generasi Tabi’ut Tabi’in)."
(HR. Bukhari dan Muslim)

💕Oleh karena itu, para Sahabat dan Tabi’in itulah yang berhak untuk diikuti
daripada yang lainnya dikarenakan kejujuran mereka dalam keimanan dan
keikhlasan mereka dalam beribadah.
Merekalah penjaga (kemurnian) aqidah, pelindung syari’at dan pelaksananya, baik dengen perkataan
maupun perbuatan.

📌Oleh sebab itu, Allah Ta’ala memilih mereka untuk menyebarkan agama-Nya dan menyampaikan sunnah Rasul-Nya ﷺ.

🔷Nabi ﷺ bersabda:
"... Ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya di
dalam Neraka kecuali satu golongan.‛ Para Sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah,
siapa mereka itu?’ Beliau menjawab: ‘Yaitu, mereka yang berada pada apa telah
ditempuh olehku dan Sahabatku.’‛
(Shahiih Sunan at-Tirmidzi oleh syaikh alAlbani)


🔰Siapapun yang mengikuti jejak Salafush Shalih dan berjalan di atas manhaj
mereka di semua zaman dinamakan *Salafi.*

⭕Nama itu dinisbatkan kepada mereka, sebagai pembeda antara dia dengan orang-orang yang menyelisihi
manhaj Salaf dan megikuti selain jalan mereka. Allah Ta’ala berfirman:

Dan Barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan
mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa
terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam
Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.‛
( QS. An-Nisaa’: 115)

📌Oleh karena itu, seorang Muslim sudah seharusnya untuk  merasa bangga
dengan penisbatan dirinya kepada mereka (Salafush Shalih).

💢Lafazh *Salafiyyah* menjadi sebutan pada penerapan metode Salafush Shalih
dalam mengambil (ajaran) Islam, memahami, dan mengamalkannya.

💕Dengan demikian, pengertian Salafiyyah itu ditunjukan kepada orang-orang
yang berpegang teguh sepenuhnya terhadap al-Quran dan Sunnah
Rasulullah ﷺ dengan pemahaman Salaf. 

🌏Belajar melalui WhatsApp
BMW#nama#usia#alamat#aktivitas
083867459621

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model Indonesia yang Berani Foto Seksi

Isim Jamid

5 BERUNTUNGNYA JIKA CALON ISTRIMU ADALAH SEORANG GURU, KAMU HARUS TAHU!!!